Perbedaan Cloud Hosting dan Web Hosting Konvensional

Berbicara soal hosting, maka merupakan sebuah tempat penyimpanan data dalam sebuah website. Dengan menggunakan hosting, maka semua layanan yang ada di website bisa diakses oleh pengguna lewat internet. Data tersebut berupa file dokumen, gambar atau video, program sampai ke database.

Dalam dunia hosting, tidak hanya dikenal web hosting konvensional tapi saat ini yang juga populer adalah cloud hosting. Keduanya tentu memiliki perbedaan. Apa saja perbedaan antara cloud hosting dan web hosting?

1. Perbedaan Dari Segi Performa

Saat ini ada banyak Ecommerce cloud hosting Indonesia terbaik dan handal yang bisa Anda temukan karena populernya penggunaan hosting ini terutama di kalangan pebisnis dan web master. Perbedaan antara cloud hosting dan hosting konvensional terletak pada performa. Di mana web hosting konvensional menyediakan server yang digunakan oleh beberapa pengguna jadi kapasitas ruang penyimpanan dan bandwidth-nya juga terbatas.

Hal ini secara otomatis akan membuat loading website jadi lebih lama. Sementara pada cloud hosting sendiri, penyimpanan fisiknya ada di layanan virtual dengan sistem beberapa server cloud. Meski layanan servernya juga digunakan oleh user lain namun jika website Anda terkendala dengan sistem loading yang lambat, ada server lain yang akan menggantikan untuk membuat website tetap mudah diakses. Hal ini juga akan membuat performa dari website anda tetap stabil.

2. Kontrol Data

Pengguna hosting murah dan handal di Indonesia cukup banyak saat ini. Terutama bagi orang-orang yang memiliki bisnis dengan website bertrafik tinggi. Perlu diketahui, bahwa antara web hosting konvensional dan juga cloud hosting punya perbedaan dari segi kontrol atau kendali. Pada web hosting konvensional, Anda harus berbagi kendali dengan para pengguna lain pada paket server yang sudah dibeli.

Jadi ketika pengguna lain menginginkan performa website yang meningkat maka website lain atau misalnya website anda performanya menjadi menurun dan susah diakses. Namun berbeda dengan menggunakan cloud hosting karena Anda menyewa ruangan tertentu pada cloud server jadi ruangan itu hanya Anda yang memiliki kontrol.

Kendala bandwidth dan resource tidak akan terjadi pada pengguna clautosting karena alokasi resource-nya pada masing-masing paket yang sudah Anda beli. Alasannya tentu saja karena Anda akan dipindahkan ke server yang lebih luas ketika bandwidth terbatas.

3. Biaya

Dari segi biaya juga memiliki perbedaan antara cloud hosting dan web hosting konvensional. Jika Anda menggunakan hosting konvensional maka harus bayar server dan juga hardware. Namun karena cloud hosting menggunakan server virtual, maka biayanya jauh lebih murah.

Pada sistem cloud hosting, Anda hanya perlu membayar dana sesuai layanan yang didapat dan tidak perlu mengeluarkan dana tambahan untuk server. Terlebih fitur-fitur yang anda dapatkan juga jauh lebih lengkap.

Jadi itu tadi beberapa perbedaan antara cloud hosting dan hosting konvensional. Dari sini juga Anda pasti lebih memahami pengertian dari cloud hosting dan hosting konvensional yang sama-sama mendukung penggunaan website jauh lebih baik. Anda bisa memilih antara cloud hosting ataupun hosting konvensional sesuai kebutuhan dari website.

Anda bisa memanfaatkan e-commerce hosting terbaik Indonesia yaitu Ardhosting untuk menemukan hosting sesuai kebutuhan dengan fitur-fitur yang diberikan. Terlebih biaya pembelian paket hosting mulai dari hosting konvensional hingga cloud hosting juga terjangkau. Anda juga akan mendapatkan layanan support selama 24 jam jika menggunakan web hosting dari Ardhosting. Untuk informasi lebih lengkap bisa langsung mengunjungi ardhosting.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *